Model Profiles & Configuration Templates
Bagaimana Keduanya Saling Berkaitan
Ada dua konsep yang saling berkaitan, dan dikelola di dua tempat yang berbeda:
Model Profiles dan Configuration Templates dibuat dan dikelola secara terpusat di tab Configuration library pada halaman daftar AI Agent.
Setiap agent kemudian memilih salah satu dari masing-masing pada tab Configuration (Template) di dalam AI Configuration-nya (lihat AI Agent).
Configuration Library
Di halaman AI Agent, pindah dari tab Agents ke tab Configuration library. Di sini akan tampil dua panel berdampingan:
Model profiles — "Mengelola provider model dan default generation yang bisa dipakai ulang." Kolom tabel: Name, Model, Provider, Actions. Ada tombol New profile untuk membuat profile baru.
Config templates — "Menyimpan default perilaku, bahasa, dan gaya yang bisa dipakai ulang." Kolom tabel: Name, Archetype, Language, Actions. Ada tombol New template

Anotasi yang disarankan: ① panah ke tab Configuration library itu sendiri (di bagian atas, untuk menunjukkan cara mengaksesnya dari tab Agents). ② kotak pada tombol New profile di panel kiri. ③ kotak pada tombol New template di panel kanan.
Membuat Model Profile
Klik New profile untuk membuka Create model profile:
Field | Deskripsi | Contoh yang ditampilkan |
|---|---|---|
Name | Nama tampilan profile. | — |
Provider | Provider LLM yang dipakai. | openai |
Model name | Model mana yang digunakan. | gpt-5-nano |
Model version lock | Mengunci ke versi model tertentu. | gpt-5-nano |
Temperature | Tingkat keacakan respons. Beberapa model hanya mendukung nilai tetap — UI akan menampilkan catatan seperti "This model only supports the default temperature value of 1." kalau kondisi ini berlaku. | 1 |
Top P | Parameter nucleus sampling. | 1 |
Frequency penalty | Mengurangi pengulangan token yang sama. | 0 |
Presence penalty | Mendorong munculnya topik baru. | 0 |
Max output tokens | Batas maksimum panjang respons untuk profile ini. | 2000 |
Fallback profile ID | Opsional — profile cadangan kalau profile ini gagal. | (kosong) |
Reasoning mode | Seberapa dalam penalaran yang diterapkan model. | minimal |
Latency priority | Trade-off antara kecepatan dan kualitas. | balanced |
Cost tier | Tingkatan biaya untuk profile ini. | standard |

Anotasi yang disarankan: kelompokkan dengan kurung + label, bukan menomori satu per satu ke-12 field-nya (terlalu padat kalau pakai panah): "① Identity" untuk Name/Provider/Model name/Model version lock, "② Generation tuning" untuk Temperature/Top P/Frequency/Presence penalty, "③ Limits & fallback" untuk Max output tokens/Fallback profile ID, "④ Behavior" untuk Reasoning mode/Latency priority/Cost tier. Pola pengelompokan ini lebih pas dipakai di sini dibanding penomoran berurutan, karena form-nya tidak diisi dengan urutan linear yang ketat.
Catatan: Max output tokens di sini adalah batas atas per-profile. Ini terpisah dari batas Authority Limit Level (level × 1000) yang diatur per agent di Governance — keduanya bukan pengaturan yang sama, dan pada praktiknya agent akan terikat pada mana pun yang lebih ketat di antara keduanya.
Membuat Configuration Template
Klik New template untuk membuka Create config template:
Field | Deskripsi | Contoh yang ditampilkan |
|---|---|---|
Name | Nama tampilan template. | — |
Archetype | Archetype persona agent secara keseluruhan. | professional |
Persuasion style | Bagaimana agent beragumentasi/membujuk. | consultative |
Language style | Tingkat formalitas bahasa. | formal |
Verbosity level | Seberapa detail respons secara default. | low |
Primary language | Bahasa utama untuk respons template ini. | id |
Fallback language | Dipakai kalau primary language tidak bisa diterapkan. | en |
Supported languages | Checkbox: id, en, zh, ja, ko, ms, th, vi. | id, en dicentang |
Translation confidence threshold | Confidence minimum (0–1) sebelum auto-translate dijalankan. | 0.8 |
Version | Nomor versi template. | 1 |
Technical depth level | Slider — seberapa teknis respons yang boleh diberikan. | 3 |
Warmth score | Slider — tingkat kehangatan dasar dalam nada bicara. | 70 |
Empathy score | Slider — tingkat empati dasar dalam nada bicara. | 80 |
Analytical score | Slider — seberapa analitis/berbasis data respons yang diberikan. | 60 |
Assertiveness score | Slider — seberapa tegas/direktif respons yang diberikan. | 50 |
Adaptability score | Slider — seberapa banyak agent menyesuaikan gayanya dengan nada bicara pelanggan. | 75 |
Active voice required | Toggle — mewajibkan kalimat aktif dibanding pasif dalam respons. | On |
Allow emoji | Toggle — mengizinkan penggunaan emoji dalam respons. | On |
Avoid repetition | Toggle — secara aktif menghindari pengulangan gaya bahasa dalam satu percakapan. | On |
Avoid metaphor | Toggle — secara aktif menghindari bahasa kiasan. | Off |
Avoid marketing exaggeration | Toggle — secara aktif menghindari klaim yang bombastis/berlebihan. | On |
Allow auto detect | Toggle — mengizinkan agent otomatis mendeteksi bahasa pelanggan, bukan selalu memakai Primary language. | On |

Memilih Profile dan Template untuk Sebuah Agent
Di dalam AI Configuration milik masing-masing agent, buka tab Configuration (Template) untuk memilih Model Profile dan Configuration Template mana yang akan dipakai agent tersebut — lihat AI Agent untuk gambaran umum tab-nya.
Catatan: meski namanya "template", Configuration Template sebenarnya mengatur baseline kepribadian/nada bicara agent secara global (archetype, gaya bahasa, skor warmth/empathy/analytical/assertiveness) — sementara system prompt khusus agent yang dibangun di atas baseline tersebut ditulis terpisah di tab Behaviour.
Panduan Operasional
Buat Model Profiles (misalnya satu untuk "fast/cheap" dan satu untuk "high-quality") dan Config Templates (misalnya satu per archetype yang dibutuhkan bisnis Anda — professional, friendly, casual) dalam jumlah kecil tapi sudah dituning dengan baik, dibanding membuat profile unik untuk tiap agent — ini membuat perilakunya lebih bisa diprediksi dan mudah diaudit.
Frequency penalty, Presence penalty, dan Top P adalah kontrol generation tingkat lanjut — biarkan di nilai default kecuali Anda punya alasan tuning yang spesifik, karena perubahan kecil di sini bisa cukup terasa mengubah kualitas respons.
Skor Warmth, Empathy, Analytical, dan Assertiveness pada Config Template menentukan kepribadian dasarnya — gunakan aturan Emotion Matrix pada masing-masing agent untuk penyesuaian situasional (misalnya menambah kehangatan khusus saat pelanggan sedang marah), bukan mencoba memasukkan semua skenario ke dalam template itu sendiri.
Tentukan Translation confidence threshold yang realistis — kalau terlalu rendah, berisiko respons yang salah terjemahan justru terkirim ke pelanggan; kalau terlalu tinggi, agent bisa jadi lebih sering jatuh ke fallback language dari yang seharusnya.
Toggle gaya bahasa (Active voice required, Avoid repetition, Avoid metaphor, Avoid marketing exaggeration) berguna sebagai guardrail untuk archetype yang profesional/berorientasi support — aktifkan Avoid marketing exaggeration untuk template mana pun yang menghadap langsung ke customer support, supaya agent tidak memberi janji berlebihan.
Allow auto detect membuat agent bisa merespons dalam bahasa apa pun yang dipakai pelanggan, walau berbeda dari Primary language — matikan opsi ini kalau Anda butuh konsistensi bahasa yang ketat (misalnya template yang memang khusus untuk lini support berbahasa Indonesia).
Skor Adaptability yang tinggi membuat agent lebih mengikuti nada bicara pelanggan — padukan ini dengan hati-hati bersama aturan Emotion Matrix, karena kedua mekanisme sama-sama menyesuaikan nada bicara dan bisa saling bertumpuk dengan cara yang tidak terduga kalau di-tuning terlalu agresif bersamaan.
Terkait: Behaviour: Agent Personality · Governance & Autonomy · Emotion Matrix