Cerita
Stories memungkinkan Anda membuat dan mempublikasikan status singkat (teks atau gambar) dari dashboard CRMAI langsung ke koneksi channel yang aktif, lalu memantau status publikasinya dari satu halaman.
Prasyarat
Akses fitur: Stories memerlukan akses fitur pada workspace Anda. Kalau halaman menampilkan pemberitahuan fitur terkunci, hubungi administrator workspace atau cek Billing untuk paket dan limit fitur.
Koneksi aktif: minimal satu koneksi channel harus sudah aktif sebelum Story bisa dibuat. Koneksi yang tersedia akan muncul di pilihan Pilih Saluran.
Akses
Login ke CRMAI dan pilih workspace yang benar.
Buka menu Messages di sidebar → pilih Stories.
Alamat halaman: /{bahasa}/dashboard/stories
[SCREENSHOT PLACEHOLDER: Halaman Stories dengan tombol Buat Story, filter status, filter saluran, dan tampilan grid] Nama file yang disarankan: stories-overview.png
Fungsi di Halaman Stories
Fungsi | Keterangan |
|---|---|
Buat Story | Membuka formulir untuk membuat dan mempublikasikan Story baru. |
Segarkan | Memuat ulang daftar Story terbaru. |
Filter Status | Menyaring Story berdasarkan status publikasi. |
Filter Saluran | Menyaring Story dari koneksi tertentu. |
Tampilan Grid / Tabel | Beralih antara kartu pratinjau vertikal dan tabel ringkas. |
Pagination | Berpindah halaman kalau jumlah Story melebihi daftar yang ditampilkan. |
Klik kartu atau baris Story mana pun untuk membuka Detail Story.
Membuat Story
Klik Buat Story.
Pilih Saluran — pilih koneksi WhatsApp, Telegram, atau channel lain yang tersedia di workspace. Kalau ada koneksi default, koneksi itu akan otomatis terpilih. Hanya koneksi yang sudah dikonfigurasi di halaman Connections yang muncul di sini.
Pilih target audiens:
Pilihan
Perilaku
Semua Kontak (Status Publik)
Default — Story ditujukan ke semua kontak yang memenuhi syarat di channel tersebut.
Pilih Kontak Tertentu
Story hanya ditujukan ke kontak yang dipilih. Khusus koneksi WhatsApp yang mendukung penargetan kontak.
Semua Kecuali yang Dipilih
Story ditujukan ke semua kontak kecuali yang dipilih. Khusus koneksi WhatsApp yang mendukung penargetan kontak.
Untuk mode berbasis kontak: cari nama/nomor, centang kontak yang diperlukan, pakai Pilih Semua/Hapus Pilihan bila perlu, dan pastikan minimal satu kontak terpilih. Kontak grup dan identitas tanpa identifier valid tidak akan muncul sebagai penerima. Kalau koneksi yang dipilih tidak mendukung penargetan kontak, kedua opsi berbasis kontak otomatis nonaktif dan audiens kembali ke Semua Kontak.
Pilih format konten:
Story Teks — isi kolom Isi Story Teks, maksimal 4096 karakter, tidak boleh kosong.
Story Gambar — unggah file JPEG/JPG maksimal 8 MB, dengan Caption Gambar opsional maksimal 2200 karakter.
Telegram dan Instagram hanya mendukung format gambar; opsi Story teks tidak tersedia untuk keduanya. File selain JPEG/JPG atau di atas 8 MB akan ditolak sebelum dipublikasikan.
Khusus Telegram — atur Masa Aktif Story: 6 Jam / 12 Jam / 24 Jam (default) / 48 Jam. Pengaturan ini hanya muncul untuk koneksi Telegram, dan masa berlakunya bisa dicek lagi di detail Story setelah dibuat.
Periksa hasilnya di Pratinjau Story, lalu klik Publikasikan Story.
Notifikasi "Story diterima dan sedang diproses" hanya berarti permintaan sudah masuk antrean — bukan berarti Story sudah tayang. Tunggu sampai statusnya berubah jadi Dipublikasikan.
[SCREENSHOT PLACEHOLDER: Formulir Buat Story yang menampilkan pilihan saluran, target audiens, format konten, dan tombol Publikasikan Story] Nama file yang disarankan: stories-create-form.png
Status Story
Status | Arti |
|---|---|
Menunggu | Sudah dibuat, belum mulai diproses. |
Memproses | Sedang dikirim/diproses oleh channel. |
Dipublikasikan | Berhasil tayang. |
Aktif | Masih aktif di channel yang mendukung status ini. |
Gagal | Publikasi gagal — cek kode kesalahan di detail Story. |
Dibatalkan | Proses dibatalkan. |
Dihapus | Sudah dihapus lewat aksi hapus. |
Tidak Diketahui | Status tidak bisa ditentukan dari respons channel. |
Detail & Hapus Story
Klik kartu atau baris Story untuk membuka Detail Story, berisi: pratinjau vertikal, status, ID Story (bisa disalin), koneksi channel, target audiens, waktu publikasi/pembuatan, waktu kedaluwarsa, format konten, dan kode kesalahan (jika gagal). Untuk Story gambar, caption tampil di bawah pratinjau; untuk Story teks, isi teks tampil di latar pratinjau.
Untuk menghapus: buka aksi hapus di kartu atau klik Hapus Story di dialog detail, lalu konfirmasi. Penghapusan bersifat permanen — pastikan ID atau isi Story sudah benar sebelum mengonfirmasi.
[SCREENSHOT PLACEHOLDER: Dialog Detail Story dengan status, target audiens, waktu publikasi, dan waktu kedaluwarsa] Nama file yang disarankan: stories-detail.png
Pemecahan Masalah
Masalah | Solusi |
|---|---|
Tidak ada koneksi di pilihan saluran | Pastikan koneksi sudah dibuat dan aktif di halaman Connections untuk workspace yang dipilih, lalu klik Segarkan. |
Tombol/halaman Stories terkunci | Akses dikendalikan oleh capability fitur Broadcast pada workspace — minta administrator cek paket, limit, atau konfigurasinya. |
File gambar ditolak | Pastikan file berformat JPEG/JPG asli (bukan sekadar ganti ekstensi) dan berukuran maksimal 8 MB. |
Story lama tertahan di status Memproses | Publikasi berjalan asynchronous, tunggu sebentar lalu klik Segarkan. Cek kode kesalahan di detail Story. Kalau tetap tidak berubah, catat Story ID, koneksi, waktu pembuatan, dan status terakhir sebelum menghubungi support. |
Publikasi gagal | Pastikan koneksi masih aktif, periksa ulang format konten dan target audiens, lalu catat Kode Kesalahan di detail Story. Jangan langsung kirim ulang sebelum tahu penyebabnya, supaya tidak muncul Story ganda. |
Target kontak tidak bisa dipilih | Penargetan kontak hanya tersedia di koneksi WhatsApp yang mendukungnya — gunakan Semua Kontak atau ganti ke koneksi WhatsApp yang sesuai. |
Rekomendasi Penggunaan
Siapkan gambar dan caption yang sudah disetujui sebelum dipublikasikan.
Periksa koneksi channel supaya Story tidak terkirim ke akun yang salah.
Sesuaikan target audiens dengan tujuan komunikasinya.
Pantau status sampai Dipublikasikan.
Simpan Story ID dan kode kesalahan kalau butuh bantuan teknis.
Jangan masukkan data pribadi, token, password, atau informasi pelanggan yang tidak perlu ke dalam konten Story.
Checklist Cepat
Messages → Stories → Buat Story.
Pilih koneksi channel dan target audiens.
Pilih Story Teks (≤4096 karakter) atau Story Gambar (JPEG/JPG ≤8 MB, caption ≤2200 karakter).
Khusus Telegram: atur masa aktif.
Publikasikan Story, lalu pantau statusnya sampai Dipublikasikan.
Hapus Story hanya setelah memastikan Story yang dipilih benar.